Renungan Senja
sendiri merenung di senja hari
renungkan sesosok pujaan hati
sosok yang hilang dari indra sejak tadi
sendiri merenung sepi
hanya kelamnya langit senja yang coba temani
bersama bayu yang lengkapi sunyinya hari
aku rindu sosok gadis dalam figura yang ku pegang
rindu mahluk tuhan yang biasa ku pandang
rindu ia yang ada di ujung angan
fikiran mulai terbang memecah angan
mengais siluet gadis dambaan
yang ada si dalam hati
yang pergi namun ada di sisi
sendiri dudukku ditemani ilalang
yang ikut menari di padang gersang
coba hibur hati yang sedang meradang
namun mata ini masih bayangkan dirimu
seakan kau masih ada dalam buai lembut mata ini
dan tak mau pergi dari kornea mata yang sepi
aku disini merindukanmu
dara yang memang pantas tuk dirindu
aku rindu senyum itu
senyum yang buai hati dengan madu
apa kau disana juga begitu?
jujur pertanyaan itu yang menggaung di otak
buat diri gundah tanpa makna
dan seingin pergi dari dunia